----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Pidato Perpisahan---Pidato Singkat---Pidato Kepramukaan---Pidato Sekolah---Pidato Pembukaan---Pidato Resmi
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Senin, 24 Mei 2010

Inilah Masa Sulit Sisi Kehidupan Ainun Habibie

Ada berita apa saja yang mungkin sekarang ingin Anda lihat? Sebelum mulai membaca, silahkan lihat sekarang berita menarik berikut:



  1. Inilah Menteri Wanita Asal Indonesia Yang IQ-nya Hampir Menandingi Einstein
  2. Inilah Keturunan Tionghoa Yang Jadi Perwira Polisi
  3. Inilah Masa Sulit Sisi Kehidupan Ainun Habibie
  4. Inilah 11 Fakta Ainun Habibie Yang Mungkin Belum Anda Ketahui
  5. Alasan Ainun Habibi Dimakamkan Dimakam Pahlawan

Ketika melihat buku tersebut di sebuah toko buku kecil di kota saya yang tergolong kecil pula, saya langsung menghadap ibu dan memohon agar dibelikan buku tersebut, bapak saya tak ada di rumah karena sedang bekerja di seberang pulau Sumatera di sebuah kota penghasil batu bara. Merengeklah saya ke ibu dan segeralah ibu membelikannya. Mengapa saya ngotot ingin membelinya? Tentulah generasi 90-an sudah mafhum bahwa pada waktu itu Habibie adalah seorang tokoh hebat di bidang pesawat terbang yang tak ada duanya. Tak sedikit kawan kawan di waktu kecil ketika ditanya mereka ingin jadi apa, dengan serta merta mereka menjawab, “Ingin seperti Habibie”. Maka tak salah jika A. Fuadi dalam novel Negeri 5 Menara menyangka bahwa Habibie adalah sebuah profesi.

Bu Ainun dalam buku yang saya baca tadi mengenang awal awal perkenalannya dengan BJ Habibie yang akrab dipanggil Rudy, “Kami kenal sejak kecil. Dia teman main kelereng kakak saya. Rumah kami berdekatan di Bandung. Di SLTA malah satu sekolah, hanya Rudy satu kelas lebih tinggi. Dia selalu jadi siswa paling kecil dan paling muda di kelas, begitu juga saya. Guru guru dan teman acapkali berkelakar menjodoh jodohkan kami. Yah, gadis mana yang suka diperolok demikian?”.

Namun takdir berkata lain, olok olok itu menjadi kenyataan di kemudian hari, dan terbukti mereka pun menikah. Pasca menikah, Bu Ainun dan Pak Habibie segera bergegas menuju Jerman guna melanjutkan pendidikan doktornya di Aachen setelah sebelumnya menggondol gelar insinyur dengan nilai cum laude rata rata 9.5. Tanggal 27 Juli 1965 Habibie meraih Doktor Ingenieur dengan disertasi bertajuk Bietrag zur Temperaturbeanspruchung der Orthotropen. Nilai rata rata yang dicapai oleh Habibie tentu saja summa cum laude rata rata 10.

Di awal awal kepindahan ke Jerman adalah masa masa sulit bagi pasangan muda ini. Habibie mesti membagi waktu antara kuliah dan bekerja. Gaji dari bekerjanya hanya 600 DM atau sekitar Rp. 180.000,- sebulan, itu pun mesti dipotong oleh sewa pavilyun yang tergolong mahal sebesar 300 DM. Dengan sisa 300 DM itulah mereka mesti mencukup cukupkan diri melakukan survive di negeri orang. Bu Ainun juga bekerja di salah satu rumah sakit anak dan tak jarang mesti “Saya menjahit sendiri baju kantor dan baju sehari hari”.

Dengan berterus terang-saya mengutipnya dari buku B.J Habibie: Mutiara dari Timur, Habibie menyebut istrinya ini sebagai “Isteri, pendamping, partner, kawan karib, penasihat, dan pemberi ilham”. Kata mutiara yang pernah diucapkan oleh Bu Ainun adalah “Kalau isteri banyak ngomel, rewel, dan cerewet, suami jadi tidak luwes bergaul. Akhirnya tidak bisa maju dalam pekerjaan. Sedapat mungkin suami harus bebas dari keruwetan rumah tangga agar bisa leluasa berpikir tentang pekerjaan”.(regional.kompasiana.com)



Ada berita apa lagi yang mungkin sekarang ingin Anda lihat? Silahkan lihat sekarang berita menarik berikut:


  1. Inilah Menteri Wanita Asal Indonesia Yang IQ-nya Hampir Menandingi Einstein
  2. Inilah Keturunan Tionghoa Yang Jadi Perwira Polisi
  3. Inilah Masa Sulit Sisi Kehidupan Ainun Habibie
  4. Inilah 11 Fakta Ainun Habibie Yang Mungkin Belum Anda Ketahui
  5. Alasan Ainun Habibi Dimakamkan Dimakam Pahlawan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Judul-Judul Pidato Pilihan :

  1. Dies Natalis SMAN 1 Kesamben Tuntutan Globalisasi
  2. Sambutan Camat Pada Rapat Desa Melalui Gotong-royong Segala Kesulitan Bisa Teratasi
  3. Acara Rutin Mingguan SMAN 1 Garut Kita Harus Mandiri
  4. Acara Rutin Mingguan SMAN 21 Semarang Membangun Semangat Muda
  5. Contoh Pidato Acara Rutin Mingguan SMKN 10 Subang Berbakti Kepada Orang Tua
  6. Pidato Pertemuan Rutin Bulanan SMAN 2 Cikarang Pusat Bekasi Jiwa Mandiri Kunci Harga Diri
  7. Pidato Pertemuan Rutin Bulanan SMAN 5 Jakarta Menjadi Generasi Muda Pembawa Perubahan
  8. Pidato Pembinaan Rutin Bulanan SMAN 17 Batam Mari Bangun Semangat Belajar Kita
  9. Pidato Pembinaan Rutin Mingguan SMAN 5 Bandung Membangun Semangat Belajar Menggapai Prestasi
  10. Pidato Pembinaan Rutin SMAN 1 Semarang Mari Bangun Karakter Secara Positif
  11. Pidato Perpisahan oleh Perwakilan Siswa Kelas 3 SMP Lanjutkan Sekolah dan Raih Cita-citamu
  12. Contoh Pidato Tema Reboisasi Anjuran Menanam 1000 Pohon
  13. Contoh Pidato Pada Hari Pendidikan Nasional Bangkitkan Semangat Pendidikan Nasional
  14. Pidato SD Negeri 5 Bangkalan Indahnya Memiliki Sopan Santun
  15. Pidato Perpisahan oleh Siswa SMP 2 Surabaya Jadi Juara Berkat Jerih Payah
  16. Pidato Perpisahan oleh Wakil Siswa Kelas 3 SMP 33 Jakarta Raih Pendidikan Lebih Tinggi Raih Cita-cita
  17. Pidato Perpisahan Sekolah SMPN 15 Batam Kejarlah Cita-Citamu
  18. Pidato Perpisahan Kelas 6 SDN 1 Jakarta Giatlah Belajar dan Raih Cita-citamu Setinggi Mungkin
  19. Pidato Perpisahan Murid SDN 1 Bengkulu Buang Penyesalan Perbaiki Masa Depan
  20. Pidato Perpisahan oleh Wakil Siswa kelas 3 SMAN 1 Cilegon Waktu Tak Dapat Diputar Jangan Sia-Siakan
  21. Contoh Pidato Sambutan Kepala Desa Pada Rapat Desa Informasi Sangatlah Penting Untuk Kemajuan
  22. Contoh Pidato Sambutan Pada Pembukaan Diskusi Kelompok Manfaat Bioteknologi
  23. Contoh Pidato Sambutan Pada Sidang Pembukaan Pemilihan Ketua Prestasi Bisa Dicapai Berkat Keuletan dan Ketangguhan
  24. Contoh Pidato Upacara Rutin SMAN 2 Cikarang Pusat Bekasi Jadilah Pemuda Sukses
  25. Contoh Pidato Rutin SMPN 1 Bekasi Membangun Harapan Membangun Keberhasilan
  26. Contoh Pidato Upacara Rutin SMAN 2 Cikarang Pusat Bekasi Pemuda Taruhan Bangsa
  27. Contoh Pidato Upacara Rutin SMAN 1 Tasikmalaya Membangun Perubahan dan Mencapai Kesuksesan
  28. Contoh Pidato Upacara Rutin SMAN 12 Tasikmalaya Belajarlah Berani Bertindak Untuk Keberhasilan Masa Depan
  29. Contoh Pidato Pembinaan Rutin SMA Negeri 8 Bekasi Mari Bangun Karakter Secara Positif
  30. Contoh Pidato Upacara Hari Senin SMA Negeri 15 Jakarta Bermimpilah Besar dan Pegang Kuat-Kuat Hingga Berhasil