----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Pidato Perpisahan---Pidato Singkat---Pidato Kepramukaan---Pidato Sekolah---Pidato Pembukaan---Pidato Resmi
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jumat, 30 Januari 2009

Obama Mulai Menabuh Genderang Perang Untuk Umat Islam

Tampaknya Afghanistan akan menjadi ‘epicentrum’ (pusat) konflik baru yang berskala global. Wilayah yang terletak di Asia Selatan, yang berbatasan dengan Pakistan, Iran, dan Tajikistan akan menjadi pusat konflik dan peperangan yang dahsyat. Wilayah yang berada di kaki gunung Hindu Khoost ini, hari-hari berikutnya akan dipenuhi tentara AS.



Ini adalah bukti janji Obama, ketika kampanye presiden, dan akan mengejar Osama di gua-gua pengunungan perbatasan Pakistan-Afghanistan. Obama ingin memindahkan perang yang ada Iraq ke Afghanistan. Obama akan menciptakan neraka baru di kawasan yang sekarang sudah penuh dengan konflik dan perang. Presiden Amerika yang baru itu, hanya mengulangi kebijakan Presiden Bush, yang telah menciptakan perang dingin dengan dunia Islam.

“Afghanistan adalah prioritas kami yang utama”, ujar Menhan AS, Robert Gate. Dalam beberapa bulan ke depan, AS akan memindahkan pasukan yang berada di Iraq ke Afghanistan secara besar-besaran. “Tidak ada sedikitpun keraguan, bahwa Afghanistan merupakan tantangan militer AS di masa depan”, tambah Gate. Pernyataan Menhan Robert Gate ini, disampaikan ketika Gate melakukan konfirmasi di depan Senat AS, yang membidangi pertahanan, Selasa kemarin. Menhan Gate, yang merupakan satu-satunya pejabat di masa Presiden Bush, yang masuk dalam kabinet Obama.

Robert Gate yang mewakili Obama, menyatakan, langkah-langkah militer yang diambil dalam rangka memerangi al-Qaidah dan Taliban, yang menurut Presiden Obama menjadi faktor ancaman keamanan global. “Tujuan utama kami adalah menjaga Afghanistan agar tidak menjadi basis kekuatan al-Qaidah”, ujar Gate. Tapi, menghancurkan kekuatan al-Qaidah dan Taliban di Afghanistan, tidak semudah membalikkan tangan. Karena, al-Qaidah dan Taliban, sebuah kekuatan konvensional, yang menyatukan antara theori perang dengan doktrin agama. Dan, para pejuang Taliban dan al-Qaidah sudah memiliki pengalaman perang yang panjang. Termasuk berperang melawan Uni Soviet selama lebih 15 tahun, ketika Uni Soviet melakukan invasi militer ke Afghanistan. Dan, negeri beruang merah, gagal menguasai sepenuhnya Afghanistan, dan mengalami kekalahan.

Janji Obama ingin menciptakan dialog dan membangun hubungan yang konstruktif dengan negara Islam, tak terbukti. Dan, justru diawal pemerintahannya, Obama sudah menciptakan perang dingin antara dunia Islam dengan AS. Pernyataan-pernyataan yang keras terhadap Iran, Afghanistan, Syria, Lebanon, dan Palestina. Pandangan-pandangan Obama yang awalnya menolak menggunakan kekerasan, perang, dan pendekatan militer, justru sekarang berbalik, Presiden AS pertama kulit hitam, dan berayah seorang muslim asal Kenya ini, walaupun berasal dari Partai Demokrat, yang ‘credo’nya lebih mengutamakan humanisme, tapi ketika menghadapi kelompok atau negara yang menginginkan keadilan, Obama justru menggunakan pendekatan militer. Pernyataan Obama, yang akan memindahkan pasukan militer AS dari Iraq ke Afghanistan dan Pakistan, tujuannya untuk menghadapi wilayah yang menjadi garis depan dengan Taliban dan al-Qaidah.

Retorika Obama tak berbeda dengan George Walker Bush, pendahulunya, yang sudah menghabiskan ratusan milyar dolar untuk memerangi kelompok radikal dan terorisme. Isu tentang terorisme tidak serta merta hilang, ketika Presiden Obama masuk Gedung Putih, dan nampaknya isu terorisme yang menjadi agenda utama Bush, sekarang dilanjutkan oleh Obama.

Presiden Bush yang sudah menjadikan Iraq dan Afghanistan sebagai sebuah ‘neraka’ akan dilanjutkan oleh Presiden Obama.Tidak ada détente (peredaan) ketegangan yang akan diciptakan pemerintahan Obama, di masa yang akan datang. Sebaliknya, Obama akan melanjutkan apa yang sudah pernah dilakukan Presiden Bush. Dan, Obama akan memindahkan pasukan AS yang jumlahnya 142.000 personil, yang sekarang masih bercokol di Iraq ke Afghanistan.

Obama juga akan mengkonsolidasikan seluruh sekutu AS, agar mereka terlibat dalam perang melawan Taliban dan al-Qaidah di Afghanistan. Inilah gambaran pemerintahan Obama, yang menyatakan di awal pidato pelantikannya akan membangun hubungan yang lebih konstruktif dengan dunia Islam, tapi kenyataannya Obama telah menabuh gendering perang, lewat Menhan Robert Gate.

Di Timur Tengah, Obama tak berbuat apa-apa, ketika mesin perang Israel menggilas rakyat Palestina di Gaza. Tak ada komentar, apalagi kecaman terhadap Israel, ketika mesin perang rejim Zionis-Israel, menghancurkan Gaza, dan melakukan holocaust yang sangat mengerikan. Penunjukkan seorang tokoh, yaitu George Mitchell, yang ernah sukses menjadi perunding di Irlandia oleh Obama, yang menjadi utusan khusus Timur Tengah, tak dapat banyak diharapkan. Karena, paradigm Obama tak pernah berobah, dan hanya menggunakan standar Israel.

Obama, seperti pendahulunya, tak lebih dari sekedar ‘traitor’ (boneka) Israel, dan akan memerankan sebagai aktor, yang melaksanakan scenario, yang sudah ditetapkan sang ‘sutradara’ di Tel Aviv. Tampak sangat jelas kebijakan Obama, yang mebangun poros Washington, Tel Aviv, Cairo, dan Ramallah, yang menjadi poros penentuan kebijakannya. Artinya, tak bakal ada kemajuan apapun di Timur Tengah, termasuk konflik di Palestina, di masa yang akan datang. Dan, sampai hari ini, Washington menolak melakukan dialog langsung dengan Hamas, dan tetap menilai Hamas sebagai kelompok ‘teroris’.

Kini, Obama sekadar hanya memindahkan konflik dari Iraq ke Afghanistan. Dan, Presiden baru Amerika ini ingin menciptakan neraka baru di Afghanistan. Sama seperti Uni Soviet, yang menciptakan ‘neraka’ di Afghanistan, lewat invasi militer yang mereka lakukan.

Selanjutnya, justru langkah-langkah yang dilakukan AS dan Israel ingin memecah belah kekuatan dunia Islam, dan menciptakan pengelompokkan, serta tuduhan-tuduhan terhadap kelompok dan negara yang tidak memiliki kesamaan pandangan dituduh ancaman bagi AS. “Tujuan utama kami menjaga Afghanistan dari kemungkinan Afghanistan menjadi basis gerakan teroris dan ektrimis, yang dapat menyerang sekutu-sekutu kami”, ujar Gate.

Perang dingin antarar dunia Islam dengan AS di mulai, dan pernyataan Obama ingin membangun kerjasama yang konstruktif dengan dunia Islam, hanyalah retorika belaka. (m). (Eramuslim.com)

Obama Mulai Menabuh Genderang Perang Untuk Umat Islam. Rupanya dia tidak ada bedanya dengan Bush. Umat Islam Bersatulah...!

1 komentar:

  1. LAKNATULLOH KAU OBAMA...wahai umat Islam di segala penjuru bumi dan langit,mari kita berdoa bersama utk kehancuran Amerika ,kehancuran Israel dan kematian Obama...amin.

    BalasHapus

Judul-Judul Pidato Pilihan :

  1. Dies Natalis SMAN 1 Kesamben Tuntutan Globalisasi
  2. Sambutan Camat Pada Rapat Desa Melalui Gotong-royong Segala Kesulitan Bisa Teratasi
  3. Acara Rutin Mingguan SMAN 1 Garut Kita Harus Mandiri
  4. Acara Rutin Mingguan SMAN 21 Semarang Membangun Semangat Muda
  5. Contoh Pidato Acara Rutin Mingguan SMKN 10 Subang Berbakti Kepada Orang Tua
  6. Pidato Pertemuan Rutin Bulanan SMAN 2 Cikarang Pusat Bekasi Jiwa Mandiri Kunci Harga Diri
  7. Pidato Pertemuan Rutin Bulanan SMAN 5 Jakarta Menjadi Generasi Muda Pembawa Perubahan
  8. Pidato Pembinaan Rutin Bulanan SMAN 17 Batam Mari Bangun Semangat Belajar Kita
  9. Pidato Pembinaan Rutin Mingguan SMAN 5 Bandung Membangun Semangat Belajar Menggapai Prestasi
  10. Pidato Pembinaan Rutin SMAN 1 Semarang Mari Bangun Karakter Secara Positif
  11. Pidato Perpisahan oleh Perwakilan Siswa Kelas 3 SMP Lanjutkan Sekolah dan Raih Cita-citamu
  12. Contoh Pidato Tema Reboisasi Anjuran Menanam 1000 Pohon
  13. Contoh Pidato Pada Hari Pendidikan Nasional Bangkitkan Semangat Pendidikan Nasional
  14. Pidato SD Negeri 5 Bangkalan Indahnya Memiliki Sopan Santun
  15. Pidato Perpisahan oleh Siswa SMP 2 Surabaya Jadi Juara Berkat Jerih Payah
  16. Pidato Perpisahan oleh Wakil Siswa Kelas 3 SMP 33 Jakarta Raih Pendidikan Lebih Tinggi Raih Cita-cita
  17. Pidato Perpisahan Sekolah SMPN 15 Batam Kejarlah Cita-Citamu
  18. Pidato Perpisahan Kelas 6 SDN 1 Jakarta Giatlah Belajar dan Raih Cita-citamu Setinggi Mungkin
  19. Pidato Perpisahan Murid SDN 1 Bengkulu Buang Penyesalan Perbaiki Masa Depan
  20. Pidato Perpisahan oleh Wakil Siswa kelas 3 SMAN 1 Cilegon Waktu Tak Dapat Diputar Jangan Sia-Siakan
  21. Contoh Pidato Sambutan Kepala Desa Pada Rapat Desa Informasi Sangatlah Penting Untuk Kemajuan
  22. Contoh Pidato Sambutan Pada Pembukaan Diskusi Kelompok Manfaat Bioteknologi
  23. Contoh Pidato Sambutan Pada Sidang Pembukaan Pemilihan Ketua Prestasi Bisa Dicapai Berkat Keuletan dan Ketangguhan
  24. Contoh Pidato Upacara Rutin SMAN 2 Cikarang Pusat Bekasi Jadilah Pemuda Sukses
  25. Contoh Pidato Rutin SMPN 1 Bekasi Membangun Harapan Membangun Keberhasilan
  26. Contoh Pidato Upacara Rutin SMAN 2 Cikarang Pusat Bekasi Pemuda Taruhan Bangsa
  27. Contoh Pidato Upacara Rutin SMAN 1 Tasikmalaya Membangun Perubahan dan Mencapai Kesuksesan
  28. Contoh Pidato Upacara Rutin SMAN 12 Tasikmalaya Belajarlah Berani Bertindak Untuk Keberhasilan Masa Depan
  29. Contoh Pidato Pembinaan Rutin SMA Negeri 8 Bekasi Mari Bangun Karakter Secara Positif
  30. Contoh Pidato Upacara Hari Senin SMA Negeri 15 Jakarta Bermimpilah Besar dan Pegang Kuat-Kuat Hingga Berhasil